Survei kondisi terumbu karang dapat dilakukan dengan berbagai metode tergantung pada tujuan survey, waktu yang tersedia, tingkat keahlian peneliti serta ketersedian sarana dan prasaran. Agar hasil survey dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maka sangat perlu diperhatikan keterwakilan dalam pemilihan lokasi atau tempat sampling, panjang, luasan transek (sampling) dan banyaknya ulangan yang diperlukan.
Gambar. Survei karang dengan Metode PIT (Sumber: Foto Koleksi Pribadi)