Monday, April 15, 2013

Mikroskop

Mikroskop


Mikroskop berasal dari bahasa yunani dimana terdiri dari 2 kata yaitu micron (Kecil) dan scopos (tujuan). Jadi mikroskop merupakan alat yang digunakan dengan tujuan melihat benda-benda kecil. Mikroskop pertama kali ditemukan oleh ayah dan anak berkebangsaan Jerman yaitu Hans Janssen dan Zacharias Janssen pada tahun 1590.

Bagian-bagian Mikroskop

Gambar 1
Keterangan Gambar:
A. Lensa okulerLensa yang dekat dengan mata pengamat lensa ini berfungsi untuk membentuk bayangan maya, tegak, dan diperbesar dari lensa objektif. sekarang ini dikenal istilh eyepiece pada kesuluruhan bagian lensa okuler.
B. Tabung MikroskopTabung ini berfungsi untuk mengatur fokus dan menghubungan lensa objektif dengan lensa okuler. sekarang ini Tabung mikroskop lebih dikenl dengn istilah eyepiece tube.
C. Revorver: sebagai temat melekatkan lensa objektif sehingga dapat meneruskan cahaya serta mengganti perbesaran lensa. Rover dikenal sekarang dengan istilah nosepiece.
D. Lensa objektif: Lensa yang berhadapan langsung dengan objek, diman berfungsi mengantarkan bayangan objek sehingga mata bisa menangkap dengan jelas.  Perbesaran lensa secara umum ada 4x, 10x, 40x dan 100x.pada objektif 100x biasa sudah diwajibkan menggunakan oli imersi untuk mengurangi nilai bias. Lensa objektif ditunjukkan seperti keterangan D dan E
E. Meja Mkroskop: Tempat meletakkan objek yang di amati, sekarang dikenal dengan plate stage
F. Klip/ Penjepit kaca: sebagai peganan untuk memegang atau memperkokoh objek glass,  sekarang istilah ini dikenal dengan nama specimen holder
G. Cermin/ Reflaktor: Suber cahaya yang berasal dari pantulan cahaya matahari, Terdiri dari dua jenis cermin yaitu cermin datar dan cermin cekung. Reflektor ini berfungsi untuk memantulkan cahaya dari cermin ke meja objek melalui lubang yang terdapat di meja objek dan menuju mata pengamat. Cermin datar digunakan ketika cahaya yang di butuhkan terpenuhi, sedangkan jika kurang cahaya maka menggunakan cermin cekung karena berfungsi untuk mengumpulkan cahaya. sekarang ini sumber cahaya yang digunakan lebih maju dengan menggunakan lampu bahkan laser
H. Diafragma: mengatur besar kecilnya cahaya yang masuk, dimanacahaya ini akan menembus preparat dan meneruskan bayangan sapel pada objek hingga di tangkap oleh mata.
I. Pegangan: sebagai pegangan mikroskop
J. Pemutar kasar (Makrometer): Berfungsi untuk mengatur jarak okuler objektif sehingga tepat fokusnya secara kasar dan jelas. Mikromter ini berfungsi untuk menaik-turunkan objektif. Biasanya juga dikenal sebagai fokus kasar
K. Pemutar halus (Mikrometer): Berfungsi untuk mengatur jarak okuler sehingga epat fokusnya secara tajam. Mikrometer lebih kecildari makrometer dimana pemutaran stepnya menggunakan skala mikron. Biasanya juga dikenal sebagai fokus halus. 

Prinsip Kerja Mikroskop
Objek diltematkan diruang dua lensa obyektif sehingga menghasilkan bayangan nyata yang terbalik dan diperbesar.

Pembentukan bayangan pada mikroskop
Pengamatan mikroskop dengan mata berakomodasi maksimum
Gambar 2

Pengamatan mikroskop dengan mata tidak berakomodasi 
Gambar 3

Pembagian Jenis Mikroskop
Mikroskop dapat di bagi berdasarkan ada tidaknya optik, yaitu:
1. Mikroskop optik
2. Mikroskop Elektron

Mikroskop optik
Mikroskop optik di bagi lagi berdasarkan Jumlah objektif yang digunakan serta letak/posisi objektif, Yaitu:
1. Mikroskop Compound : Merupakan mikroskop yang memiliki lebih dari satu lensa serta untuk mengamati bagian dalam sel hidup serta penampankan gambar yang diterima itu 1 dimensi (bidang datar)
Gambar 4.

2.Mikroskop Stereo : Mikroskop yang hanya memiliki satu lensa objektif untuk mengamati permukaan bagian dari sampel yang menampilkan gambar secara 3 dimensi.
Gambar 5

3. Mikroskop Inverted : Mikroskop ini merupakan mikroskop yang berbeda dari mikroskop kedua diatas karena letak objektifnya berada di bawah plat, dimana bisa memeriksa sampel yang berada pada cawan petri (Petridisk).
Gambar 6.

Mikroskop juga di bedakan atas kerumitan pengamatan yang digunakan, yaitu
1. Mikroskop Sederhana. Umumnya digunakan oleh pelajar atau sekolah sekolah (mikroskop Bright field)
2. Mikroskop riset. Mikroskop ini umumnya digunakan untuk penelitian dan para peneliti, tergantung lagi dengan teknik apa yang ingin digunakan.

Mikroskop Riset
Mikroskop Riset dibagi menjadi 5 yaitu:
1. Mikroskop Fase Kontras
Fase Kontras (Phase Contrast) adalah metode yang digunakan dalam mikroskop dan dikembangkan di awal abad 20 oleh Frits Zernike
Metode ini adalah teknik optik peningkatan kontrast yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan gambar high-contrast dari spesimen transparan, seperti sel-sel hidup(biasanya dalam kultur).
Contoh Hasil gambar Mikroskop fase kontras
Gambar 7

Aksesoris Fase Kontras
Gambar 8

2. Mikroskop Dark Field
Mikroskop Dark field merupakan mikroskop metode dengan latar belakang hitam dimana tepi sel tampak bersinar keemasan sehingga bentuk obyek terlihat dengan jelas dimana mikroskop bright field tidak terlihat. struktur internal sel berkilauan yang berlawanan dengan background yang gelap.
Contah hasil gambar mikroskop fase kontras
Gambar 9

Aksesoris Mikroskop Dark Field
Aksesoris tambahan untuk Metode Dark field yaitu Slider fase kontras yg di masukkan ke dalam Phase kondenser .
Gambar 10


3. Mikroskop fluoresens
Mikroskop fluoresens merupakan mikroskop yang mengguanakan cahaya berupa lampu merkuri dimana mengkombinasikan dan mengatur cahaya dengan filter blog, dimana mikroskop ini hanya bisa menangkap gambar sampel yang memendarkan cahaya.
Contoh hasil gambar mikroskop fuoresens
Gambar 11

Aksesoris Mikroskop Flouresens
Gambar 12

Contoh gambar Mikroskop fluoresens
Gambar 13

4. Mikroskop Nomarski DIC
Mikroskop DIC (Nomarski or differential interference contrast) merupakan mikroskop level riset kalangan atas di karenakan kecanggihannya untuk melihat bagian dalam sel tanpa melakukan sayatan, gambar yang dihasilkan pun tiga dimensi. DIC digunakan untuk melihat objek yang sama sekali tidak dapat terlihat dengan mikroskop brightfield, DIC ini digunakan pada mikroskop inverted.
Contoh hasil gambar mikroskop DIC
Gambar 14


5. Mikroskop Confocal
Mikroskop Confocal merupakan mikroskop yang masuk kedlam advens riset dimana mikroskop ini menggunakan sumber cahaya laser sehingga gambar yang dihasilkan sangatlah akurat, konsep ini memadukan flurosens sebagai konsep dasar dalam mengahsilkan gambar citra yang bagus dimana juga menggunakan objektif khusus yang menghasilkan gambar tiga dimensi juga yang hasilnya sangatlah jernih, microskop ini merupakan perpaduan semua teknik pengambilan gambar.
Contoh gambar mikroskop confocal
Gambar 15

Contoh gambar mikroskop Confocal
Gambar 16