Tuesday, October 21, 2014

Bentuk Pertumbuhan Karang

Pertumbuhan Karang
Karang keras pada dasarnya hewan yang hidup berkoloni, sedangkan karang keras di tinjau dari segi koralit karang dibagi atas dua yaitu, karang yang hidupnya berkoloni dan karang yang soliter. Karang yan hidunya berkoloni  memiliki variasi bentuk pertumbuha. Menurut English et.all., (1994) bentuk pertumbuhan karang di bagi atas karang Acropora dan karang non Acropra. Karang Acropora memiliki ciri berupa axial coralit dan radial coralit, sedangkan karang non Acropora hanya memiliki radial coralit, seperti gambar 1 di bawah.

bentuk pertumbuhan karang
Gambar 1. Perbedaan Skeleton Karang Acropora dengan Karang Non Acropora




Bentuk Pertumbuhan Karang Non Acropora
  1. Coral Branching (CB); Bentuknya bercabang seperti Ranting dimana cabang lebih panjang dari diameter yang dimilikinya.
  2. bentuk pertumbuhan karang
    Gambar 2. Coral Branching (CB)
  3. Coral massive (CM); Bentuknya padat seperti bola atau bongkahan batu dengan ukuran yang bervariasi, permukaaan karang halus dan padat. Ukuran dapat mencapai tinggi dan lebar beberapa meter,
  4. Gambar 3. Coral massive (CM)
  5. Coral encrusting (CE); Bentuknya kerak dimana tubuhnya menyerupai dasar terumbu dengan permukaan yang kasar dan keras serta berlubang-lubang kecil.
  6. Gambar 4. Coral encrusting (CE)
  7. Coral submassive (CS); Benetuk kokoh dengan tonjolan-tonjolan atau kolom-kolom kecil.
  8. Gambar 5. Coral submassive (CS)
  9. Coral foliose (CF); tubuh bentuk lembaran-lembaran yang menonjol pada dasar terumbu, berukuran kecila dan membentuk lipatan atau melingkar.
  10. Gambar 6. Coral foliose (CF)
  11. Coral mushroom (CMR); bentuknya seperti jamur dimana benrbentuk oval memiliki banyak tonjolan seperti punggung bukit beralur dari tepi hingga pusat mulut.
  12. Gambar 7. Coral mushroom (CMR)
  13. Coral millepora (CML); Semua jenis karang apa dimana dapat dikenali dengan adanya warna kuning di ujung koloni serta rasa panas seperti terbakar jika tersentuh.
  14. Gambar 8. Coral millepora (CML)
  15. Coral heliopora (CHL); Semua karang biru yang dapat ditandai dengan warna biru pada rangka kapur karang.
  16. Gambar 9. Coral heliopora (CHL)
Bentuk Pertumbuhan Karang Acropora

  1. Acropora branching (ACB); Acropora yang bentuknya bercabang seperti ranting pohon.
  2. Gambar 10. Acropora brancing (ACB)
  3. Acropora digitate (ACD); Acropora berjari dimana  bentuk percabangan rapat dengan cabang seperti jari-jari tangan
  4. Gambar 11. Acropora digitate (ACD)
  5. Acropora ecrusting (ACE); Acropora yang bentuknya merayap seperti mengerak, biasanya itu terjadi pada aAcropora yang belum sempurna
  6. Gambar 12. Acropora encrusting (ACE)
  7. Acropora submassive (ACS); Acropora yang percabangan nya berbentuk gada/lempeng dan kokoh
  8. Gambar 13. Acropora submassive (ACS)
  9. Acropora tabulate (ACT); Acropora dengan bentuk bercabang dengan arah mendatar dan rata seperti meja. Karang ini ditopang dengan batang yang berpusat atau betumbpu pada sisi membentuk sudut atau datar.
  10. Gambar 14. Acropora tabulate (ACT)
Bentuk Koralit Hewan Karang

Suatu koralit karang baru dapat terbentuk dari proses budding (percabangan) dari karang. Selain bentuk koralit yang berbeda-beda, ukuran koralit juga berbedabeda. Perbedaan bentuk dan ukuran tersebut memberi dugaan tentang habitat serta cara menyesuaikan diri terhadap lingkungan, namun faktor dominan yang menyebabkan perbedaan koralit adalah karena jenis hewan karang (polip) yang berbeda-beda.

a. Dinding Terpisah
  • Tipe Placoid; masing-masing corallite memiliki dindingnya masing-masing dengan tonjolan menyerupai tabung yang dipisahkan oleh Coenosteum.
  • Gambar 15. Corallite karang tipe placoid
  • Tipe Phaceloid; apabila koralit memanjang membentuk tabung dan juga mempunyai corallite dengan dinding masing-masing yang dipisahkan oleh ruang kosong.
  • Gambar 16. Corallite karang dengan tipe phaceloid
  • Tipe Flabello-meandroid; seperti meandroid, dimana membentuk lembah-lembah memanjang, namun corallite tidak memiliki dinding bersama.
  • Gambar 17. Corallite karang tipe flabello-meandroid
  • Tipe Soliter; tipe ini hanya terdiri atas satu corallite (tidak berkoloni). Umumnya memiliki dua bentuk yaitu bulat dan lonjong.
  • Gambar 17. Corallite karang dengan tipe soliter
b. Dinding menyatu
  • Tipe Cerioid; apabila dinding corallite saling menyatu (bersanding satu sama lain) dan membentuk permukaan yang datar.
  • Gambar 18. Corallite karang dengan tipe cerioid
  • Tipe Meandroid;apabila koloni mempunyai corallite yang membentuk lembah dan corallite disatukan oleh dinding-dinding yang saling menyatu dan membentuk alur-alur seperti sungai.
  • Gambar 19. Corallite karang dengan tipe meandroid
c. Spesial
  • Tipe Themnasteroid; antar corallite tidak memiliki dinding, dimana membentuk kanal-kanal kecil yang terpusat.
  • Gambar 20. Corallite karang dengan tipe themnasteroid
  • Tipe Hydnophoroid; Corallite terbentuk seperti bukit yang masing-masing memiliki dinding pembatas, tersebar pada seluruh permukaan koloni.
  • Gambar 21. Corallite karang dengan tipe hydrophoroid
  • Tipe Flabellatte; bentuk koloni karang yang berlekuk-lekuk atau mempunyai alur yang berkelok dengan masing-masing koralit mempunyai dinding yang terpisah.
  • Gambar 22. Corallite karang tipe flabellate
  • Dendroid; bentuk pertumbuhan koloninya hampir menyerupai pohon, dimana mempunyai cabang-cabang dan di ujung cabang biasanya di jumpai kalik utama.
  • Gambar 23. Corallite karang tipe dendroid



Literatur:
  • Ahmad Adityawan. 2011. Coralogy; http://ahmadaditiyawan.blog.com/
  • AIMS. 2013. http://coral.aims.gov.au/f. Australia
  • Carribbean Reefs. http://reefguide.org/carib/branchingfire.html.
  • English. S., Wilkinson. C., Baker. V., 1994. Survey Manual For Tropical Marine Resources. ASEAN-Australia Marine Science Project Living Coastal Resources. Australia.
  • Jan dan Eunice Messersmith. 2010. http://www.messersmith.name/wordpress/tag/heliopora-coerulea/
  • Suharsono. 2008. Jenis-Jenis Karang Di Indonesia. LIPI; COREMAP Program. Jakarta
  • Taripar M. Nababan. 2009. Skripsi; Persen Tutupan Karang (Percent Cover) Terumbu Karang Hidup Di Bagian Timur Perairan Pulau Rubiah Nangroe Aceh Darussalam. Departemen Biologi Fakultas Matematikan Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara. Medan.
  • Veron, J.E.N., 1986. Corals of Australia and the Indo-Paci fi c, Augus > Robertson. Publsh. 644 pp.
  • Veron, J.E.N. 2000. Corals of the World. AIMS. Australia. Vol. I, II, III.