Saturday, June 11, 2016

MORFOLOGI KUPU-KUPU

Morfologi Kupu-kupu
Bentuk Tubuh Kupu-kupu
Kupu-kupu deawas memiliki bentuk tubuh atau merfologi yang terbagi atas 3 bagian yaitu:
  1. Kepala (Head)
  2. Thorax/ dada
  3. Abdomen/ perut.

Gambar. Morfologi kupu-kupu


Seperti serangga lainnya, tubuh kupu-kupu ditopang oleh kerangka luar “exoskeleton”tempat otot-otot dan organ dalam melakat sisi bagian dalam. Kepala dan dada dilengkapi dengan otot-otot yang berperan sebagai alat gerak dari bagian-bagian mulut dan sayap. Sebagaian besar rangka luar berupa lapisa kitin yang tidak tembus air dan tidak laut dalam asam organic. Di alam, serangga yang mati hanya dapat diurai oleh mikroorganisme.

Kepala
Kepala kupu terdiri dari beberapa bagian yaitu:
  1. Antena: Terletak diujung kepala dan dapat digerakkan kesgala arah, pada beberapa spesies membesar, bergada, berambut, berbentuk sisir dikedua sisinya bahkan ada yang mirip buu ayam. Pada antenna dilengkapi dengan sel-sel saraf yang befungsi sebagai alat penciuman dan peraba
  2. Mata pada kupu terbagia atas 2 yaitu: mata majemuk, dimana mata majemuk ini terletak di kedua sisi kepala, yang tersusun oleh unit optic yang disebut omatidia (ratusan omatidia).Mata tersebut dapat mendeteksi gerakan dengan baik, tetapi tidak dapat focus dan melihat jarak dengan jelas, dan mata tunggal/ Oseli, dimana  mata Oseli  ini tersembunyi atau tertutup oleh rambut-rambut halus. Oseli berfungsi mempertajam penglihatan dar mata majemuk, yaitu dapat mendeteksi jarak dengan jelas. 
  3. Mulut, dimana mulut terbagai atas 3 bagian, yaitu:
  • Labrum
  • Labial palpus: merupakan bagian bibir yang sangat sensitive yang berfungsi sebagai alat peraba.
  • Proboscis: Mandibula (rahang bawah kupu-kupu) yang asalnya sebagai alat penggigit, mereduksi. Maksila beradaptasi menjadi alat pengisap yaitu Proboscis yang berbentuk seperti tabung (siphoning). Apabila tidak sedang digunakan Proboscis ini digulung, dan dapat dijulurkan kembali jika sedang tidak digunakan.


Thorax atau dada
Thorax kupu-kupu sangat berbeda dengan kepala (Head) dan abdomen. Thorax terhubung dengan kepala melalui membran atau selaput  yang berfungsi sebagai leher yang lembut dan pendek. Thorax kupu-kupu dilengkapi dengan ruas-rua yang kuat yang membentuk kotak, yang sepenuhnya berisi otot-otot yang menyokong pergerakan kupu-kupu. Dari ruas-ruas inilah thorax dibagi atas tiga bagian yaitu:
  1. Protoraks: tempat melekatnya pasangan kaki depan
  2. Mesotoraks; tempat melekatnya pasangan kaki tengah dan pasangan sayap depan
  3. Metatoraks: tempat melekatnya pasangan kaki belakang dan pasangan sayap belakang

Pada Thorax  terdapat sejumlah spirakel pada sisi-sisi thorax. Spirakel merupakan tempat masuknya udara dari luar kedalam tubuh kupu-kupu. Perlu diketahui bahwa spirakel pada bagian Thorax tampak besar dikarenakan berkaitan dengan kebutuhan oksigen yang tinggi untuk pergerakan sayap dan kaki.

Kaki atau tungkai kupu-kupu terdiri atas beberapa ruas, yaitu koksa (ruas dasar), trokanter (sendi paha), femur, tibia dan tarsus. Tarsus terdiri dari bebrapa ruas yang dilengkapi dengan sepasang kuku. Jumlah dari ruas-ruas tarsus sangat bervariasi tergantung dari jenis dan kelamin kupu-kupu. Perlu diperhatikan bahwa kaki depan kupu-kupu sangat sensitif, sehingga sangat berguna dalam menganal adanya nectar, bunga atau pasangannya. Disamping itu kaki kupu-kupu kadang-kadang atau biasanya dilengkapi dengan spina atau taji yang berfungsi untuk membantu dalam berjalan.

Sayap merupakan organ yang terpenting bagi bagi pergerakan kupu-kupu, dimana sayap kupu-kupu merupakan selaut tipis yang dilengkapi dengan venasi sehingga memperkuat melekatnya sayap pada toraks. Distribusi venasi ini sama pada setiap jenis kupu-kupu. Dalam memudahkan indentifikasi kupu-kupu maka dilakukan pemberian nama atau kode keterangan terkait gambar dan warna. Sayap kupu-kupu pada dasarnya transparan, warna pada sayap kupu-kupu terbentuk dan berasal dari sisik yang menutupi sayap pada keduanya yang dinamakan double layer. Sisik pada sayap kupu-kupu tersusun seperti genting, akan tetapi tidak semua Lepidoptera memiliki sayap yang ditutupi sisik. Ngengat dari family Ithomiinae yang biasa dikenal dengan Clearing butterfly karena sayapnya transparan dikarenakan tidak ada sisik yang menutupi. Sayap depan dan belakang dihubungkan oleh suatu strukur yaitu  fenulu dan jugun.

Perlu diingat bahwa beberapa kupu-kupu memiliki perbedaan pola warna dan bentuk antara individu jantan dan betina dari satu jenis,dimana dikenal dengan istilah Dimorfisme. Selain itu, pola warna sayap juga digunakan sebagai system perlindungan diri dengan berkamuflase.

Abdomen atau perut
Abdomen atau perut merupakan bagian ketiga dari tubuh yang memiliki fungsi untuk mengolah makanan, melakukan proses ekskresi serta sebagai tempat cadangan lemak.  Perut kupu-kupu pada dasarnya terdiri dari 10 ruas, dengan ruas terakhir mengalami modifikasi menjadi alat kelamin. Pada sisi-sisi bagian periut terdapat 6 sampai 7 pasang spirakel. Perlu diketahui bahwa didalam abdomen kupu-kupu terdapat alat pencernaan, jantung, organ ekskresi dan oragan kelamin serta system otot yang kompleks.

Sumber:
  • Noerdjito W.A & Pudji A. 2003. Metode Survei dan Pemantauan Populasi Satwa; seri keempat kupu-kupu Papilionidae. Bidang Zoologi. Puslit Biologi-LIPI. Cibinong.
  • Shaliha A. et.al. Kupu-Kupu dikampus Universitas Padjadjaran Jatinangor. Departmen Keilmuan Devisi Entomologi HIMABIO. UNPAD. Bandung.
  • Suhara. PPT; Lepidoptera. Jurusan Pendidikan Biologi. UPI. Indonesia
  • Utami E.K. 2012. Skripsi; Komunitas Kupu-kupu (Ordo Lepidoptera: Papilinoidea) di Kampus Universitas Indonesia Depok, Jawa barat. Departemen Biologi Fakultas MIPA. Universitas Indonesia. Indonesia.