Wednesday, July 16, 2014

Struktur Rangka Karang

Rangka Karang
  Pemberian nama karang adalah berdasar skeleton atau cangkang yang terbuat dari kapur, oleh karena itu pengenalan terminologi skeleton sangat penting artinya. Untuk memperoleh gambaran secara mudah dapat dilihat pada gambar disamping.

Bagian- bagian gambar tersebut didefinisikan sebagai berikut:
  1. Epiteka merupakan lempeng dasar yang merupakan lempeng yang terletak di dasar sebagai fondasi dari Septa yang muncul membentuk struktur yang tegak dan melekat pada dinding
  2. Koralit merupakan keseluruhan skeleton yang terbentuk dari satu polip, 
  3. Koralum merupakan keseluruhan sekeleton yang dibentuk oleh keseluruhan polip dalam satu individu atau satu koloni
  4. Kalik (Calix) merupakan permukaan koralit yang terbuka dimana bagian diameter koralit yang diukur dari bagian atas septa yang berbentuk lekukan mengikuti bentuk bibir koralit
  5. Septa  merupakan lempeng vertikel yang tersusun secara radial dari tengah tabung, seri septa berbentuk daun dan tajam yang keluar dari dasar dengan pola berbeda pada tiap spesies sehingga menjadi dasar pembagian (klasifikasi) spesies karang. Dalam satu koralit terdapat beberapa lempeng vertikel septa sehingga septa dibedakan menjadi septa utama, kedua, ketiga dan seterusnya tergantung
    dari besar kecilnya dan posisinya
  6. Kosta merupakan septa yang tumbuh hingga mencapai dinding luar dari koralit.
  7. Pali bagian dalam sebelah bawah dari  septayang melebar membentuk tonjolan sekitar kolumela. Membentuk struktur yang disebut paliform
  8. Konesteum merupkan suatu lempeng horisontal yang menghubungkan antar koralit.
  9. Kolumella merupakan struktur yang berada di tengah koralit. Terdapat empat bentuk kolumelayang sering dijumpai yaitu padat, berpori, memanjang dan tanpa kolumela.
Koralit dapat dibendakan menjadi dua berdasarkan car terbentuknya, yaitu:
  1. Extra tetracular yaitu jika koralit yang beru terbentuk di luar dari koralit ang lama
  2. Intra tetracular yaitu jika koralit yang baru terbentuk  di dalam koralit yang lama.     
Cara pembentukan koloni karang yang demikian akhirnya membentuk berbagai bentuk koloni yang dibedakan berdasar konfigurasi koralit. Bentuk-bentuk tersebutyang menjadi salah satu dasar identifikasi terumbu karang.


Daftar Acuan
  • Birkeland, C., 1997. Life and Death of Coral Reef. Universital of Guam. International Thomson Publishing. Singapore.  
  • Lukmandek. 2014. http://jelajahcakrawala.wordpress.com/ : Life Form.
  • Safran Yusri dan Muhammad syahril. Teknik Identifikasi karang (Hard coral). Yayasan Terangi
  • Suharsono. 2008. Jenis jenis Karang di Indonesia. Coremap-LIPI. Jakarta