Sunday, January 5, 2014

Bubur Bassang Makassar (BBM)

Bassang


Makassar dikenal dengan kota Daeng, kota makassar dulunya banyak pedagang kaki lima yang sering menjajakkan  makanan mulai dari dini hari sampai tengah malam. Ini dia satu lagi kuliner nusantara yang tidak kala menariknya yang memiliki rasa tersendiri, makanan ini khas dari makassar yang sudah jarang di temukan, jadi kalo teman-teman sedang berwisata di makassar kudu wajib di coba, nama makanannya adalah bassang atau bubur bassang makassar (BBM).


Bassang ini berbahan dasar dari jagug pulut, santan, tepung beras dan air. Meskipun bahannya sangat biasa namun rasanya sangat luar biasa. Bassang memiliki rasa manis gula tetapi pada saat di olah tidak dicampur gula tapi saat penyajian baru dicampur gula pasir di atasnya,rasa jagung yang berpadu dengan santan dan tepung beras akan terasa segar di tenggorokan, rasa manisnya yang pas serta takaran yang muantap memberikan rasa yang membuat orang merasakan sensasi yang menyegarkan. 
Bagi teman-teman yang senang melakukan perjalanan kuliner silahkan mencoba makanan has dari makassar ini, dan kuduh wajib di coba di tanah daeng ini.
Bassang dulunya merupakan makanan yang sering dikonsumsi masyarakat makassar di santap pagi, yang sangat sering di jajakkan oleh pedagang yang notabenenya adalah orang yang paruh baya. Semakin berkembangnya prekonomian makassar mengakibatkan bermuncuannya berbagai kuliner yang berbau modern sehingga mengakibatkan bassang mulai meghilang sehinga sudah sangat jarang di temukan. Bagi yang ingin mencoba di pagi hari silahkan datang  di pantai losari di pagi hari maka pasti akan menemukannya.

Bassang merupakan makanan yang sangat dirindukan serta mulai dicari lagi oeh orang orang. 
Semoga Bassang selalu di budidayakan serta selalu ada agar supaya anak cucu kita dapat merasakan kuliner khas Indonesia kelak serta bassang tidak menjadi "Makanan yang dirindukan yang sudah punah". Tidak masalah hari ini bassang menjadi makanan yang dirindukan yang sudah mulai punah asalkan kedepannya selalu ada dan eksis di kanca dunia kuliner.