Wednesday, May 25, 2016

TRANSPLANTASI KARANG

Apa itu Transplanatasi Karang???
 
Trnasplantasi karang merupakan salah satu upaya mengembalikan atau pemulihan terumbu karang melalui pencangkokan atau pemotongan (fragmentasi) karang hidup untuk ditanam atau dicangkok ditempat yang kurang karang, dan karangnya mengalami kerusakan yang bertujuan untuk memulihan terumbu karang.

Gambar. Prosedur Transplantasi Karang (Sumber; Peraturan Direktorat Jendral Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, Tentang Pedoman dan Penangkaran/ Transplantasi Karang Hias yang di Perdagangkan)


Manfaat Transplantasi Karang
 
Transplantasi karang memiliki peranan sebagai berikut:
  1. Berperan dalam mempercepat regenarasiterumbu karang yang rusak
  2. Dapat dipakai membangun terumbu karang baru yang sebelumnya tidak ada
  3. Dapat menambah karang dewasa kedalam suatu populasi
  4. Meningkatkan produktivitas larva di ekosistem terumbu karang yang rusak
  5. Melapisi bangunan bawah laut sehingga lebih kokoh dan kuat
  6. Memadatkan spesies karang yang jarang atau terancam punah
  7. Trnasplantasi karang untuk tujuan pariwisata

Hal- Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Melakukan Transplantasi Karang

Untuk mengurangi setres, karang yang ditransplantasi sebaiknya dilepaskan secara hati-hati dan pengangkutan dilakukan didalam air serta karang ditempatkan kedalam wadah yang berlubang pada saat pengangkutan.Sebaiknya proses ini berlangsung dalam waktu kurang dari 30 menit untuk setiap tumpukan karang. Setelah penanaman dilakukan sebaiknya melakukan perawatan yang intensif dan rutin membersihkan terumbu karang.

Ketentuan Transplantasi Karang
  
  1. Transplantasi karang memerlukan substrat sebagai wadah, paling umum digunakan substrat beton
  2. Jenis karang yang bercabang lebih cepat pertumbuhannya, dan lebih mampu memyesuaikan disbanding karang massive
  3. Semua lokasi perairan pada dasarnya dapat dilakukan trnasplantasi karang dengan syarat kondisi hidrologik masih dalam batas pertumbuhan karang
  4. Wadah karang yang ditransplantasi sebaiknya tidak menghalangi aerasi

Sumber:
  • Ahmad Chanif. 2014. Laporan Praktek Kerja Lapang Program Studi S-1 Budidaya Perairan; Teknik Transplantasi Terumbu Karang (Echinopora sp) menggunakan Media Semen Di CV. Putra Pelangi Samudra Pulau Serangan Denpasar-Bali. Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga. Surabaya.
  • COREMAP. Artikel-Penelitian/Research; Teknik Transplantasi Karang Seharusnya disesuaikan dengan Tujuannya; http://www.coremap.or.id/print/article.php?id=185. Diakses 25 Mei 2016. Makassar.
  • COREMAP II Kabupaten Selayar-Yayasan Lanra  Link Makassar. 2006. Modul Transplantasi Karang Secara Sederhana; Pelatihan Ekologi Terumbu Karang.Benteng, Selayar. Indonesia
  • Harianto, Musrin, dan Asri. Paper; Rehabilitasi Terumbu Karang Akibat Pengeboman dengan Metode Transplantasi Menggunakan Karang Jenis Acropora sp.
  • Peraturan Direktorat Jendral Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam; Pedoman Penangkaran/ Transplantasi Karang Hias Yang Diperdagangkan. 29 Januari 2008