Tuesday, May 13, 2014

Pertolongan Pertama jika Tergigit Ular

Pertolongan Pertama


      Tindakan pertolongan pertama sangat menentukan, semakin cepat pertolongan pertama diberikan berarti
kemungkinan si penderita akan tertolong semakin besar, pada kasus gigitan ular menurut (Supriatna, 1995) sebaiknya mengikuti prosedur dibawah ini:
  1. Penderita yang digigit ular pada umumnya sangatmeng khawatirkan akibatnya, sehingga banyak mengalami (shock) dahulu sebelum bisa itu menjalar, sebaiknya badan penderita dihangati, tetapi jangan sekali-kali diberi alkhohol.
  2. Jangan dibiarkan penderita berjalan atau membuat gerakan-gerakan yang tidak perlu. Jika yang kena gigit pada bagian anggota badan, maka anggota badan yang terlukaitu harus dipegang dan jangan ditarik ke atas melebihi daerah jantung.
  3. Kemudian bersihkan luka, tapi jangan sekali-kali ditoreh dengan pisau atau dihisap karena mungkin justru akan menimbulkan infeksi dan pendarahan.
  4. Pakailah (torniquet) dari saputangan atau tali pada penderita yang digigit ular kobra, ular welang atau ular laut(bisa ular yang menyarang saraf atau neurotoksin), tetapi jangan lakukan terhadap penderita yang digigit ular tanah,ular hijau, dan ular kiper lainnya, karena akan menambah mati jaringan (ganggrene). Pemakaian (torniquet) sebaiknyadi antara luka dan jantung, seperti misalnya dipergelangankaki, pergelangan tangan atau lutut.
  5. Ikatkan (torniquet) di tempat yang baik, sebelumnya disisipkan lidi atau tongkat kecil di (torniquet) dan ikat agakkuat, tetapi jangan sampai menghentikan jalannya atau pembuluh darah arteri.
  6. Ikatan (torniquet) harus dilepas setiap 10 menit selama90 detik, pemakaian (torniquet) ini lamanya jangan lebihdari 8 jam, (torniquet) dapat dilepaskan 5 menit setelah penderita diberikan antiserum.
  7. Tali karet adalah (torniquet) yang paling baik, karena dapat menekan dengan kuat, selain itu, sapu tangan dansobekan kain dapat dipakai, pemakaian (torniquet) jangan terlambat sebaiknya jangan lebih dari 30 menit sesudah penderita tergigit, lebih awal lebih baik.
  8. Bawalah penderita ke klinik atau PUSKESMAS (PusatKesehatan Masyarakat) terdekat.
  9. Bunuhlah ular yang menggigit penderita, terutama kepala dan ekor harus diperlihatkan kepada petugas kesehatan agar dapat diidentifikasi jenis ular yang menggigit penderita tersebut, sehingga dapat diberikan pertolongan yang tepat.
  10. Untuk menghilangkan rasa sakit dapat juga diberikan tiga tablet aspirin (15 gram).
      Untuk memberikan tindakan pertolongan pertama terhadap gigitan korban ular sebaiknya ikutilah prosedurnya seperti yang disarankan di bawah ini:
  1. Usahakan korban jangan panik, karena dalam keadaan yang demikian peredaran darah korban akan lebih meningkat sehingga racun ular akan cepat pula bekerja jika jenis bisanya hemotoksin.
  2. Luka jangan dibakar, karena akan menimbulkan infeksi dan luka tambahan.
  3. Jangan diberi minuman yang mengandung alkohol karena akan membuat sel-sel saraf menjadi tegang.
  4. Jangan menyuruh penderita berjalan, tapi harus digotong agar tidak banyak bergerak.
  5. Jangan memberikan kalium permanganat pada luka, luka cukup dibersihkan dengan kapas atau kain basah