Monday, May 5, 2014

Serangga

Serangga


      Ilmu  yang  mempelajari  serangga  adalah  entomologi.  Entomologi  secara  garis besar  mempunyai  kaitan - kaitan  dengan  bidang  ilmu  lainnya.  Contoh  keterkaitan entomologi dengan imu bida ng lainnya adalah pada bidang peternakan.
       Entomologi  Peternakan  (Veterinary  Entomology),  memfokuskan  kajian kepada  serangga  yang  mengganggu  pada  peternakan  baik  yang  bersifat  lan gsung seperti  caplak,  kutu  yang  bersifat  ektoparasit  pada  hewan  ternak  maupun  yang berperan  sebagai  vektor  penyakit.  Hewan  dapat  berfungsi  sebagai  inang  alternatif bagi berbagai pathogen penyebab penyakit pada manusia dan tidak jarang serangga berperan sebagai vektornya.
       Insekta  adalah  arthropoda  yang  memiliki  penyesuaian  terhadap kehidupan  di  darat dengan  modifikasi  dalam  bentuk  tubuh  dan  fisiologinya.  Misalnya  kemampuan  untuk membatasi  jumlah  air  yang  hilang  dari  tubuhnya,  karena  insekta  memiliki  kutikula  yang berlapis lilin sehingga menjadikan tahan air. 
   
Karakteristik serangga secara umum, diantaranya ialah :
1.  Secara  umum  tubuh  serangga  terbagi  atas  3  ruas  utama  tubuh  yaitu  kepala  (caput), thorak, dan abdomen terpisah.  
  • Pada  bagian  kepala  terdapat  mulut,  antena,  mata  majemuk(faset)  dan  mata tunggal (ocelli) dengan bagian - bagiannya.
  • Pada ba gia n tora k, ditemukan  tungkai 3 pasang (3 pasang kaki yang beruas ruas) dan dua atau sepasang sayap.
  • Bagian  abdomen  terdiri atas kurang lebih 11 buku dengan beberapa bagian  terminal, misalnya   genital dan dapat dilihat membran timpanum, spirak el, dan alat kelamin.
2.  Saluran digestivus terdiri dari 3 bagian yaitu depan, belakang, dan tengah. Bagian mulut  memiliki kelenjar saliva.
3.  Jantung ramping dengan aorta anterior dan tidak memiliki pembuluh kapiler
4.  Respirasi bercabang
5.  Sistem ekskresi dengan tubulus malphigi Setelah menyelesaikan praktikum mahasiswa praktikan dapat:
a.  Menyebutkan dan mengetahui karakteristik Apis sp
b.  Mengetahui serangga-serangga lain yang sering terkait dengan ternak  (lalat, tungau, caplak)

        Lebah memiliki struktur yang menyerupai belalang, namun terdapat ciri-ciri khusus yang membedakan dengan yang lain, diantaranya ialah :
1.  Lebah ini memiliki bagian mulut yang berfungsi mengisap dan mengunyah
2.  Lebah  mengalami  metamorfosis  yang  sempurna,  mulai  dari  cacing,  larva,  pupa  sampai menjadi lebah dewasa.
3.  Sumber  bahan  makanan  berasal  dari  pollen  (tepung  sari)  dan  nektar  (cairan  manis  di bunga) atau ekstrafloral (cairan manis pada bagian tanaman selain bunga)
4.  Hidup  secara  sosial  dalam  koloni  yang  permanen.  Selain  itu  dikenal  pula  3  kelompok pada lebah, yaitu ratu, pekerja, dan pejantan.

TAKSONOMI

Phyllum         : Arthropoda
Sub Phyllum  : Mandibulata
Class            : Insecta
Sub Class     : Pterygota
Ordo            : Hymenoptera
Sub Ordo     : Clistogastra
Super Family: Apoidea
Family          : Apidea
Genus          : Apis
Species       : Apis cerana, A. dorsata, A. mellifera, A. florea, dll

KLASIFIKASI 

Kelompok-kelompok lebah, beserta tugas-tugasnya :
a.  Ratu, bertugas :
-  mengatur koloni
-  bertelur
-  hidupnya bertahun-tahun
-  hanya ada satu ratu dalam sarang
-  memiliki ukuran lebih besar (sampai 20mm)
b.  Pekerja, bertugas :
-  membersihkan sarang
-  memberi makan larva tua
-  memberi makan larva muda dan larva ratu
-  memberi makan ratu, pejantan.
-  menyimpan makanan di sarang
-  Membangun sarang
-  Menjaga sarang
-  Mencari makanan (nektar atau pollen)
-  Mencari propolis
-  Mencari air
-  Memiliki ukuran sekitar 12 mm dengan struktur yang disebut keranjang pollen pada setiap  kaki  belakang,  perut  ekstra  untuk  menyimpan  dan  mengangkut  nektar  atau madu dan empat pasang kelenjar khusus yang mengeluarkan lilin lebah pada bagian bawah perut.
-  Hidupnya kurang lebih 50 hari (3 minggu disarang dan 4 minggu Di lapangan. c.  Pejantan, bertugas :
-  mengawini ratu baru dan hidupnya berbulan-bulan.

STRUKTUR DAN FUNGSI

       Tubuh  lebah  ditutupi  oleh  rambut  dengan  barbae  yang  pendek  sebagai  tempat sementara  menempelnya  butiran  pollen.  Rambut  pada  lebah  tidak  bercabang  merupakan bagian  juga  dari  mata  dan  kaki.  Pada  masing-masing  kaki,  bagian  tibia  dibatasi  oleh semacam bulu getar untuk membersihkan sisa-sisa dari pollen. Kemudian terdapat  antena comb  untuk  memisahkan  pollen  atau  materi  asing  lain.  Pollen  brush  berfungsi  untuk mengumpulkan pollen dari bagian tubuh depan. Lebah  memiliki  sepasang  rahang  yang  terletak  di  kedua  sisi  kepala  yang  bertindak seperti sebuah tang. Rahang yang digunakan untuk tugas-tugas sarang yang memerlukan menggenggam atau memotong, menggigit bagian bunga untuk melepaskan serbuk sari, atau mencengkeram musuh selama pertahanan sarang. Ruangan  sel  lebah  merupakan  ruang  paling  streril  di  dunia  berkat  dilapisi  propolis
sebagai anti virus, anti jamur dan anti bakteri.

REPRODUKSI

       Alat  reproduksi  lebah  pekerja  berupa  kelamin  betina  yang  tidak  berkembang  sehingga tidak berfungsi, sedangkan alat reproduksi berkembang lebah ratu  sempurna dan berfungsi untuk reproduksi.
        Proses perkawinan terjadi diawali musim bunga. Ratu lebah terbang keluar sarang diikuti oleh  semua  pejantan  yang  akan  mengawininya.  Perkawinan  terjadi  di  udara,  setelah perkawinan  pejantan  akan  mati  dan  sperma  akan  disimpan  dalam  spermatheca  (kantung sperma)  yang  terdapat  pada  ratu  lebah  kemudian  ratu  kembali  ke  sarang.  Selama perkawinan  lebah  pekerja  menyiapkan  sarang  untuk  ratu  bertelur.  Pada  musim  nektar berkembang, ratu menghasilkan 1000 ekor/hari.
       Selama  2  hari  seluruh  larva  diberi  makanan  royal  jelly  yang  dihasilkan  kelenjar pharyngeal  dari  pekerja  muda.  Seluruh  larva  pejantan  dan  pekerja  menerima  pollen sedangkan larva ratu memanfaatkan royal jelly, yang menyebabkan pertumbuhannya lebih cepat.