Wednesday, May 28, 2014

Pengenalan FIlum Arthropoda

Filum Arthropoda

       Filum Arthropoda (arthro = sendi atau ruas; poda = kaki atau juluran)  adalah  golongan  makhluk hewan  yang  paling  besar  di dunia  ini.  Diperkirakan  lebih  dari  80%  dari  seluruh  jenis  hewan sekarang ini adalah Arthropoda, menghuni semua jenis habitat yang ada, baik terestrial maupun akuatik.
  
Ciri-ciri umum filum Arthropoda adalah sebagai berikut :
  1. Tubuh  terbagi  atau  ruas-ruas  (segmen),  yang  biasanya terkelompok menjadi dua atau tiga daerah yang nyata.
  2. Terdapat pasangan-pasangan juluran yang beruas-ruas.
  3. Tubuhnya simetris bilateral.
  4. Bagian  luar  tubuh  terdiri  dari  eksoskelet  (kerangka  luar) mengandung  khitin,  yang  dapat mengelupas  apabila tubuhnya berkembang.
  5. Sistem alat pencernaan berupa saluran tubular (kurang lebih lurus), ada mulut dan anus.
  6. Sistem  peredaran  darah  terbuka,  satu-satunya  buluh  darah yang  ada  berupa  saluran  lurus terletak  di  atas  saluran pencernaan,  yang  di  daerah  abdomen  mempunyai  lubanglubang di sebelah lateral.
  7. Rongga tubuh berisi darah, disebut hemosul.
  8. Sistem  syaraf  terdiri  dari  ganglion  anterior  yang  merupkan “otak”  terletak  di  atas  saluran pencernaan,  sepasang  syaraf yang  menghubungkan  otak  dengan  syaraf  sebelah  ventral, serta pasangan-pasangan ganglion ventral yang dihubungkan satu  dengan  yang  lain  oleh  urat  syaraf ventral,  berjalan sepanjang  tubuh  dari  depan  ke  belakang  di  bawah  saluran pencernaan.
  9. Urat-urat dagingnya bergaris melintang.
  10. Sistem  pengeluaran  (ekskresi)  berupa  saluran-saluran Malphigi  yang  bermuara  di  saluran pencernaan,  limbah dikeluarkan melalui anus.
  11. Respirasi berlangsung memakai insang, trakhea dan spirakel.
  12. Tidak mempunyai silia atau nefridia.
  13. Kelamin hampir selalu terpisah.

Klasifikasi Arthropoda


      Filum ARTHROPODA : artropoda
          Subfilum TRILOBITA : hanya diketahui dari fosil
          Subfilum CHELICERATA
                Kelas MEROSTOMATA
                Kelas ARACHNIDA : laba-laba, kalajengking, caplak, tungau.
                Kelas PYCNOGONIDA
          Subfilum CRUSTACEA : krustasea
                Kelas BRANCHIOPODA
                Kelas COPEPODA
                Kelas OSTRACODA
                Kelas CIRRIPEDIA
                Kelas MALACOSTRACA : udang, kepiting
          Subfilum UNIRAMIA
                Kelas ONYCHOPHORA
                Kelas DIPLOPODA : keluwing (kaki seribu)
                Kelas CHILOPODA : kelabang (kaki seratus)
                Kelas PAUROPODA
                Kelas SYMPHILA
                Kelas ENTOMORPHA
                Kelas INSECTA : serangga


Subfilum TRILOBITA
      Trilobita  diperkirakan  hidup  pada  era  Palaeosoic,  terutama semasa  kala  (periode)  Cambrian dan  Ordovician,  kira-kira  600-150 juta tahun yang lalu. Hanya fosilnya saja yang dikenal. 
Subfilum CHELICERATA
       Arthropoda  yang  tergolong  dalam  filum  ini  tidak  mampu mempunyai antena dan pada umumnya diperlengkapi dengan enam pasang  juluran,  yang  pertama  berbentuk  alat  mulut  yang  disebut kelisera, sedang sisanya berbentuk seperti kaki.  
       Pada kelas ARACHNIDA pasangan kedua disebut pedipalpi. Tubuh  keliserata  pada  umumnya nyat  terbagi  dalam  dua  bagian, yaitu  bagian  anterior  disebut  prosoma  (sefalotoraks)  dan  bagian posterior disebut opistosoma (abdomen). Prosoma  mengandung  kelisera  serta  juluran-juluran  lain termasuk  kaki.  Lubang  kelamin  terletak  disebelah  ventral  dekat batas anterior opistosoma.
Kelas ARACHNIDA
       Ini  adalah  kelompok  yang  terbesar  dan  terpenting  dari CHELICERATA.  Tercatat  kurang  lebih 65.000  spesies,  diantaranya dikenal  sebagai  parasit  maupun  vektor  penting  penyakit  manusia dan hewan.
       Ciri-ciri umum kelas ini adalah :
  1. Tubuh terdiri atas sefalotoraks dan abdomen.
  2. Mempunyai empat pasang kaki.
  3. Tidak mempunyai sayap.
  4. Tidak mempunyai antena.
  5. Perangkat mulut terdiri dari sepasang khelisera dan sepasang pedipalpi.
       Klasifikasi  ARACHNIDA  masih  sering  dipertentangkan, namun kebanyakan pakar setuju untuk menggolongkan menjadi 11 kelompok utama, dengan catatan penamaan peringkat taksonominya masih menjadi  persoalan.  Di  antara  kesebelas  kelompok  itu  adalah Scorpiones  (kalajengking),  Araneae (laba-laba)  dan  Acari  (tungau dan caplak). Para pakar akarologi menganggap kelompok Acari ini cukup besar  dan  beragam  anggotanya  dan  memberikan  kepada kelompok ini peringkat subkelas.
Subfilum CRUSTACEA
       Sebenarnya di dalam subfilum ini terdapat banyak keragaman dalam juluran-juluran maupun dalam pembagian daerah tubuhnya. Namun  pada  umumnya  ciri-ciri  berikut  ini  dapat  dijumpai  pada setiap Crustacea :
  1. Ada dua pasang antena.
  2. Kebanyakan julurannya bercabang dua.
       Dalam subfilum ini dikenal 5 kelompok utama berstatus kelas, namun  hanya  dua  yang  ada peranannya  dalam  parasitologi  yaitu Copepoda dan Malacostraca.
Kelas COPEPODA
       Sebagian kopepoda hidup bebas, namun sebagian lagi hidup sebagai  parasit  ikan,  baik  di  air tawar  maupun  di  lautan.  Sebagai parasit  ikan  kopepoda  ini  menempel  pada  insang  atau  menembus
urat  dagingnya.  Beberapa  spesies  bertindak  sebagai  induk  semang antara cacing pita pada manusia, Diphyllobothrium latum.
Kelas MALACOSTRACA
        Dalam  kelas  ini  termasuk  udang  dan  kepiting  (order Decapoda)  serta  order  Isopoda,  yang  dapt  bertindak  sebagai  induk semang antara bagi cacing parasit.
       Beberapa  anggota  kelas  ini,  seperti  misalnya  udang, mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Tubuh  terbagi  atas  kepala,  toraks  dan  abdomen.  Kepala  dan toraks sering menyatu menjadi sefalotoraks.
  2. Pada  kepala  terdapat  dua  pasang  antena  serta  perangkat makan  yang  terdiri  dari  sepasang mandibula,  dua  pasang maksila dan sepasang maksilipeda.
  3. Toraks terdiri dari segmen-segmen yang jelas dan tiap segmen dilengkapi dengan sepasang embelan (lanjutan).
  4. Abdomen  terdiri  dari  segmen-segmen,  dengan  atau  tanpa embelan.
Subfilum UNIRAMIA 
Kelas DIPLOPODA (kaki seribu atau keluwing)
       Ciri-ciri umum kelas ini adalah :
  1. Tubuh panjang bersegmen banyak.
  2. Tiap segmen mempunyai dua pasang kaki.
  3. Perangkat mulut terdiri dari sepasang mandibula dan keping gnatochilarium.
  4. Antena pendek.
Kelas CHILOPODA (kaki seratus atau kelabang)
       Ciri-ciri umum kelas ini adalah :
  1. Tubuh panjang dan bersegmen banyak.
  2. Tiap segmen tubuh dilengkapi dengan kaki.
  3. Perangkat  mulut  terdiri  dari  tiga  pasang  embelan  yaitu sepasang mandibula, sepasang maksila pertama dan kedua.
Kelas INSECTA (Serangga)
       Ciri-ciri umum kelas ini adalah (Gambar 1) :
  1. Tubuh terbagi atas kepala, toraks dan abdomen.
  2. Mempunyai  sepasang  sayap  kecuali  Anoplura,  Mallophaga dan Siphonaptera.
  3. Mempunyai sepasang antena.
  4. Mempunyai tiga pasang kaki.
  5. Perangkat  mulut  telah  mengalami  perkembangan  dan penyesuaian  sedemikian  rupa  sehingga dikenal  berbagai ragam  tipe  seperti  menggigit/mengunyah,  menusuk,menghisap, menyerap dan sebagainya